Waspada Dengan Gejala Hiperhidrosis Yang Sering Disepelekan!

Pernahkah kamu merasakan keringat kamu berlebihan? Terutama saat sedang gugup, terpapar sinar matahari secara langsung, atau bahkan ketika tidak sedang melakukan pekerjaan berat pun kamu mengalami keringat berlebih. Keringat berlebih memang sangat mengganggu dan menbuat tidak nyaman, terutama pada kaum perempuan. Berkeringat bisa dianggap menjadi hal yang menjijikan, walaupun sebenarnya berkeringat adalah hal yang wajar. Karena merupakan salah satu metabolisme tubuh dalam mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Namun, tahukah kamu bahwa ada istilah dan pembahasan medis terkait keringat berlebih, yaitu hiperhidrosis. Siapapun bisa mengalami hiperhidrosis, terutama pada anak-anak. Lantas, seperti apa gejala hiperhidrosis dan cara penanganannya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

PENGERTIAN HIPERHIDROSIS

Dilansir dari Alodokter, hiperhidrosis adalah kondisi di mana seseorang mengeluarkan keringat yang berlebihan, terkadang tidak melulu diakibatkan oleh suhu panas atau pun aktivitas olahraga. Biasanya, penderita hiperhidrosis akan mengeluhkan baju yang cepat basah dan telapak tangan yang sering berkeringat.

READ  Kamu Harus Terapkan Kebiasaan Ini Untuk Menjaga Kebersihan Rumah

Selain mengganggu aktivitas harian, keringat yang berlebihan juga dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Dikarenakan ketika seseorang mengalami keringat berlebih, maka rasa cemas dan malu akan menghantui dirinya. Walaupun berkeringat merupakan sesuatu yang wajar, namun jika didiamkan saja tanpa ada penanganan, bisa menjadi masalah besar loh. Karena hiperhidrosis yang tak mendapatkan pengobatan, bisa menjadi pintu gerbang infeksi kulit, kelainan kulit, bau badan, dan dampak emosional.

Dilansir dari CNN Indonesia, sekitar dua persen populasi manusia di dunia mengalami gangguan ini. Jadi, kamu tidak perlu cemas karena kamu tidak sendirian yang menjadi penderita hiperhidrosis. Orang dengan hiperhidrosis cenderung mengeluarkan keringat berlebih di bagian ketiak, kaki, dahi, dan wajah.

GEJALA-GEJALA HIPERHIDROSIS

Gejala yang dialami setiap orang mungkin bervariasi, dan ketika berkonsultasi dengan dokter, mereka tidak menjadikan jumlah keringat yang keluar sebagai tolok ukur. Namun, mereka akan mengamati dampak keluarnya keringat. Gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita hiperhidrosis adalah kulit yang menjadi lembut, putih, atau terkelupas di area tertentu karena diakibatkan oleh keringat berlebih.

READ  Kenali Program Imunisasi untuk Anak Anda

Gejala lainnya yaitu sering mengalami infeksi kulit pada bagian tubuh yang memproduksi keringat terlalu banyak. Keringat yang keluar dari dalam tubuh juga dapat terlihat dengan jelas, keringat ini dapat dilihat ketika si penderita tidak sedang beraktivitas. Gejala hiperhidrosis lainnya yaitu mereka yang memiliki keluhan hiperhidrosis, mereka cenderung mengalami gangguan ketika menjalani aktivitas rutin seperti memegang pena ketika menulis atau membuka pintu.

JENIS HIPERHIDROSIS

Terdapat beberapa jenis gangguan keringat berlebih ini, yaitu hiperhidrosis primer dan hiperhidrosis sekunder.

Hiperhidrosis sebenarnya belum diketahui penyebab utamanya, namun diduga kiat hiperhidrosis terjadi karena peningkatan aktivitas saraf simpatis.

Sedangkan hiperhidrosis sekunder terjadi karena disebabkan oleh kondisi kesehatan lain, dan hiperhidrosis tipe ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu hiperhidrosis lokal, hiperhidrosis general, dan hiperhidrosis yang dipicu oleh rasa emosional.

READ  Begini Cara Mengobati Hidronefrosis yang Tepat

PENGOBATAN HIPERHIDROSIS

Jika ditemukan beberapa gejala yang memang mengarah pada hiperhidrosis, jangan sampai menunggu gejala hiperhidrosis lebih parah lagi. Segera konsultasikan dengan para ahlinya untuk mendapatkan penanganan. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa hiperhidrosis dapat menyebabkan beberapa komplikasi. Maka dari itu, kita dapat melakukan pencegahan dan berobat untuk mendapatkan perawatan.

Dokter biasanya akan memberikan obat-obatan, anti radang, antikolinergik, anti depresan, dan botox untuk mengurangi pengeluaran keringat. Selain itu, ada juga yang sampai pada tahap pembedahan untuk mengangkat kelenjar keringat atau saraf di lokasi yang mengalami hiperhidrosis.

 

Sumber gambar: alodokter.com